Proses Kimia Yang lebih Aman & Efisien Dengan Jenis Reaktor Baru
Label: Berita
Bakteri Laut Memakai Cahaya untuk Menarik Plankton dan Ikan
Sebuah tim peneliti akan mencoba untuk membangkitkan spesies mamot tersebut dengan menggunakan teknologi kloning setelah mendapatkan jaringan hewan purba tersebut musim panas ini dari bangkai mamot yang dijaga di laboratorium mamot Rusia. Teknik untuk mengekstrak DNA dari sel-sel beku sudah ditemukan.
"Persiapan untuk merealisasikan tujuan ini telah dilaksanakan," kata Prof. Akira Iritani, ketua tim peneliti tersebut dan seorang pensiunan profesor terhormat dari Universitas Kyoto.
Label: Berita
Christopher Glasby dari Museum and Art Gallery of the Norther Territory di Darwin, Australia, menemukan spesies baru cacing yang dinamai Ramisyllis multicaudata. Ia sebenarnya adalah spesies yang mudah ditemukan, tetapi cacing ini sulit dibedah untuk diidentifikasi karena sangat rapuh.
Spesies cacing tersebut ditemukan di rongga hewan spons jenis Petrosia. Cacing yang ditemukan unik karena memiliki bentuk yang mirip akar, punya struktur serupa rambut halus, dan bercabang. Seiring pertumbuhan, cacing semakin bercabang. Setiap cabang tumbuh mengikuti rongga di dalam spons. Sub cabang juga bisa muncul dari sebuah percabangan.
Hingga sejauh ini, ilmuwan belum makanan spesies ini. Ada kemungkinan cacing ini memakan spons, tetapi bisa juga menyerap molekul organik di sekitarnya lewat permukaan kulit. Hubungan antara spons dan cacing belum diketahui secara jelas. Bisa jadi, cacing adalah parasit. Tetapi, ada kemungkinan bahwa cacing membantu spons tumbuh.
Sementara itu, ilmuwan mengatakan bahwa percabangan membantu cacing bereproduksi. Di ujung cabang, tonjolan akan muncul. Setiap individu bisa memiliki 100 cabang di mana individu bisa tumbuh.
Ramisyllis multicaudata bukan satu-satunya cacing bercabang yang ditemukan. Sebelumnya, terdapat spesies Syllis ramosa yang ditemukan di Filipina. Sejauh ini, baru ada dua spesies cacing bercabang yang ditemukan. Namun, ilmuwan meyakini bahwa ada lebih banyak lagi spesies serupa.
"Sangat mungkin bahwa keragaman cacing bercabang jauh di atas perkiraan karena kesulitan dalam menemukan dan mengoleksinya," kata Glasby
Label: Berita
Setiap orang yang mengetahui sejarah atau telah melihat film blockbuster mengenai kapal tersebut tahu bahwa penyebab kecelakaan kapal trans-Atlantik itu 100 tahun lalu adalah kapal menabrak gunung es.
"Namun, hubungan Bulan mungkin menjelaskan bagaimana sangat banyak gunung es berada di jalur Titanic," kata Donald Olson, ahli fisika di Texas State University yang tim ahli astronomi forensiknya meneliti peran Bulan.
Label: Berita
